Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 November 2013

Forever


Danny mengusap rambutku dengan lembut, dan aku tetap diam tak bergeming.

“Ayo dong jangan ngambek… Kita ke McD yuk, beli happy meal ama es krim,” bujuk Danny lembut.

“….” Aku hanya diam dan memalingkan muka.

“Hunny….” Danny menggenggam tanganku erat.

Aku menoleh kearahnya – wajah Danny terlihat antara bingung dan tak merasa bersalah. Huh menyebalkan! Bisa-bisanya dia lupa!

Senin, 27 Mei 2013

Forbidden Line

….
“Kenapa aku?”
“Ya karena aku termasuk orang yang kamu sayang,”
“Oooh…”
“Iya kan? Jujur!”
“Sayang karena kakak udah ku anggep kayak kakakku sendiri,”
“Ada perasaan lain juga kan?”
“Perasaan apa?”
“Perasaan sayang tapi lebih dari sekedar sayangnya adek ke kakaknya.”
“PD amat! Hahahaha….”
“Iya kan? Ayo jujur aja,”
“Nggak sih…. Dari awal pertama kenal juga cuma aku anggep kakak,”
“Oooh,”
Aku hanya tersenyum.
“Semoga itu benar perasaanmu,” katanya dengan nada sinis.
“Kenapa?”
“Gapapa,”

Sabtu, 06 April 2013

Love is Love




Namanya Oliver. Aku pertama kali bertemu dengannya di sebuah toko buku. Saat itu kami tak sengaja mengambil sebuah buku yang sama secara bersamaan. Ya! Dan tangan kami bersentuhan, dan akhirnya kami saling padang. Tatapan bola matanya yang berwarna coklat membuatku terkesima. Jantungku berdetak tak karuan.
Akhirnya ia memberikan buku itu padaku, dan tanpa sadar aku menolaknya dan mengembalikan buku itu padanya. Ia memegang tanganku, kemudian menaruh buku itu dalam genggamanku. Beberapa saat kemudian kami tersadar dan akhirnya saling tertawa satu sama lain. It was an awkward momet ever!
“Oliver,” kata pria tampan itu sambil mengulurkan tangannya.
“….”
Kami berkenalan, kemudian saling bertukar nomor handphone dan pin bb. Sejak saat itu kami semakin akrab dan semakin sering bertemu, entah sekedar ke toko buku bersama, ataupun makan siang bersama.

Minggu, 30 September 2012

Cinta, Oh Cinta!



Handphone ku berdering. Dengan sigap kuambil handphoneku. Akupun tersenyum. Baru saja aku menulis sesuatu di PM BBM, dia langsung saja mengirimiku pesan. Alangkah perhatiannya dia, batinku. Entah mengapa, setiap kali aku menulis PM, ia selalu melakukan hal itu. Hmm…. Kalau seperti ini terus, aku bisa ge-er dibuatnya.
Namanya Ahmad. Aku sudah lama mengenalnya lewat jejaring sosial facebook. Kami jadi akrab karena saat itu aku masih aktif di facebook untuk nge-like status yang bersliweran di beranda facebook, yang ternyata, aku lumayan sering nge-like statusnya. Makin lama kami makin akrab, karena ternyata kami menyukai klub sepak bola yang sama. Dan finally, kami bertukar nomor handphone.

Kamis, 27 September 2012

Cintaku Hilang Di Pulau



“….
Spending my time
Watching the days go by
Feeling so small, I stare at the wall
hoping that you think of me too
I'm spending my time…
I try to call but I don't know what to tell you
I leave a kiss on your answering machine
Oh help me please is there someone who can make me
wake up from this dream?
….”
[Spending My Time – Roxette]

***