Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Januari 2014

Instant Noodle is Harmful for Our Health


     Instant noodle is a food which is highly favoured by many people. Instant noodle is chosen as a favourite food by many people because it’s delicious but cheap and it’s quick and easy to cook. Moreover, we can find instant noodle easily, both in small shop or in supermarket. Nowadays, people consume instant noodle more and more. For example, a family nowadays consumes instant noodle for breakfast or lunch or dinner every day. Even, sometimes people consumes instant noodle more than once in a day. Although it’s cheap, delicious, quick and easy to cook, instant noodle as an industrial fast food products contains a lot of chemical and additive ingredients, such as preservatives and dye which is harmful for our health because those substances will be accumulated and poisoned our body. Consuming instant noodle should be avoided or even stopped because it contains some dangerous chemical additive that is not healthy for our bodies and it’s considered as junk food.

Child Abuse



     Whether we realize it or not, our life is not far from the thing called abuse. Here, the case which is most prevalent today is child abuse. Child abuse has various forms. There are four types of child abuse and they are defined in the UK Government guidance Working Together to Safeguard Children 2010 (1.33 – 1.36) as follows: physical abuse, sexual abuse, emotional or psychological abuse, and neglect. But in some countries, some child abuse practices are also considered as a common legal action for some parents with the reason to discipline their child. Preventing child abuse is considered a high priority, and detailed laws and policies exist to address this issue because until nowadays, child has very few rights in case of protection from violence by their parents. Child abuse should be avoided in order to prevent child to the trauma both physically and psychologically.

Jumat, 08 November 2013

"WAR(ia)ZONE"

Oleh: Putri Karyani, Fikri Al Ghufron, dan Dwiky Chandra Anggara.
13838706651009989337
Wariazone

Mungkin lebih tepat jika film dokumenter ini diberi judul “War Zone” , karena terlalu banyak “perang” dan konflik yang ada di dalamnya. Konflik batin para waria, tentang gender wanita yang terperangkap dalam sex seorang laki-laki yang pada akhirnya memilih wanita sebagai identitas yang digunakan dan bahkan terkadang melakukan oprasi terhadap identitas sex laki –laki mereka (transgender). Konflik antara waria dengan lingkungan sosialnya, di mana mereka terasingkan dan ditolak oleh masyarakat. Serta perang mereka melawan kerasnya dunia kerja yang terlihat dengan sangat jelas membatasi wilayah mereka untuk bekerja dan berkarya, contoh,  mereka sering hanya berkerja sebagai pekerja salon, pengamen/penghibur atau PSK dan tidak bisa jauh dari ketiga hal itu dan bukan menjadi pegawai suatu perusahaan.  Mereka merupakan suatu eksistensi menarik sekaligus memprihatinkan untuk diamati karena banyak isu – isu negative seperti transgender, diskriminasi, per-PSK-an yang cenderung memiliki arti buruk di mata masyarakat.

Selasa, 29 Oktober 2013

Sustainable Development dan Sustainable Society

Oleh : Putri Karyani, Dwiky Chandra Anggara, dan Fikri Al Ghufron

Apa yang anda ketahui mengenai Sustainable development dan sustainable society?

Akhir-akhir ini memang sering kali kita temui alternatif-alternatif untuk menyelesaikan masalah kelestarian lingkungan yang kian hari kian memburuk. Hal ini disebabkan oleh eksploitasi besar-besaran dari para pelaku ekonomi baik kapitalis maupun liberalis. Alternatif seperti green living untuk mengatasi masalah alam dan lingkungan, namun green living  memiliki kekurangan dalam menopang pertumbuhan ekonomi. Sustainable development dan sustainable society adalah 2 alternatif lain dari banyak alternative lain untuk menyelesaikan ketidak seimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan. 
Sustainable development dan sustainable society saling berhubungan satu sama lain; dimana Sustainable development hanya bisa dicapai jika masyarakat di suatu wilayah mampu dikatagorikan sebagai sustainable society. Berbeda dengan green living,  Sustainable development berusaha untuk menselaraskan antara pertumbuhan ekonomi dan sosial dengan kelestarian alam dan lingkungan serta Sustainable society adalah masyarakat yang mampu mengefisiensikan penggunaan energy tak terbarui seperti energy dari minyak bumi dan menekan pengadaan limbah yang berbahaya bagi lingkungan serta masih mampu untuk memenuhi kebutuhan mereka tanpa harus membebani generasi selanjutnya.

Jumat, 28 Juni 2013

Review Buku : Metodologi Penelitian Filsafat

Metodologi Penelitian Filsafat
Dr. Anton Bakker
Drs. Achmad Charris Zubair

Penelitian tentang filsafat sudah berjalan cukup lama, namun bentuknya sangat beragam dan tidak ada pembakuan, sehingga terkesan seperti hasil karangan belaka. Buku yang berjudul Metodologi Penelitian Filsafat ini adalah sebuah buku yang sangat ringkas dalam menerangkan dasar-dasar penelitian filsafat, hanya 125 halaman yang terdiri dari sepuluh bab; pendahuluan, objek ilmu dan objek filsafat, unsur-unsur umum bagi penelitian filsafat, usulan penelitian filsafat dan model-model penelitian filsafat yang berisi unsur-unsur metodis umum untuk sejumlah model.

Minggu, 26 Mei 2013

Habitus dan Modal Budaya

Oleh : Putri Karyani, Fikri Al Ghufron, & Dwiky Chandra Anggara

SALAM HABITUS! 

Pierre Felix Bourdeau,seorang filusuf  asal prancis, lahir pada tanggal 1 agustus 1930 di kota kecil bernama Danguin, sebuah desa pertanian di barat Prancis. Di awal tahun 1950an dia mengikuti kuliah di Ecole Normale Superieure, sebuah universitas di paris. Setelah ia lulus dan mendapatkan ijin mengajar dari pemerintah Prancis, ia meneruskan karirnya dengan menjadi guru di Moulins Lycee 1955-1958 . Kemudian ia mengikuti wajib militer untuk Prancis selama perang Aljazair 1958-1962. Selama dalam perang tersebut, Pierre melakukan sebuah penelitian Etnografi terhadap masyarakat Aljazair pada waktu itu yang pada akhirnya ia berhasil menerbitkan penelitiannya menjadi sebuah buku yang berjudul “Sociologie de L’Algerie” atau The Aljazair. Buku itupun lansung sukses tidak hanya di Prancis namun juga di Amerika.

Rabu, 19 Desember 2012

CULTURAL STUDIES DAN KAJIAN BUDAYA POP


1
CULTURAL STUDIES DAN KAJIAN BUDAYA POP : SEBUAH PENGANTAR
Buku ini memiliki tujuan ganda : pertama, mengantarkan pembaca yang tertarik pada kajian budaya pop kontemporer; kedua, mengusulkan peta perkembangan cultural studies melalui suatu pembahasan serangkaian teori dan metode untuk mengkaji budaya pop.
CULTURAL STUDIES DAN KAJIAN BUDAYA POP
Cultural studies bukanlah sekumpulan teori dan metode yang monolitik. Cultural studies senatiasa merupakan wacana yang membentang, yang merespons kondisi politik dan historis yang berubah dan selalu ditandai dengan perdebatan, ketidaksetujuan, dan intervensi.

TEORI BUDAYA - David Kaplan dan Robert A Manners


I
ANTROPOLOGI: METODE DAN POKOK SOAL DALAM PENYUSUNAN TEORI
Antropologi merupakan disiplin ilmu yangmemiliki jangkauan yang luas. Bukan hanya mempelajari budaya saja, tapi juga menjelajahi masalah-masalah yang meliputi kekerabatan dan organisasi sosial, politik, teknologi, ekonomi, agama, bahasam kesenian, dan mitologi. Antropologi juga merupakan satu-satunya ilmu yang membahas dua sifat-hakikat manusia sekaligus, yaitu sisi biologis (antopologi ragawi) dan sisi kultural (antropologi budaya).

Rabu, 12 Desember 2012

CONFESSIONS OF A SHOPAHOLIC


Film Confessions of a Shopaholic ini berkisah tentang Rebecca Bloomwood yang sangat gila belanja. Saat ia masih kecil, ibunya selalu membelikannya barang yang kurang modis dengan harga yang murah – ia menyebutnya sebagai harga ibu, harga yang sesuai dengan kocek yang mampu dirogoh ibunya –  dan awet masa pakainya. Dan ketika ia melihat ke etalase, ia melihat sebuah dunia baru, dunia yang sempurna : dimana wanita dewasa mendapatkan segala sesuatu yang ia inginkan agar bisa tampil cantik hanya dengan sebuah benda ajaib bernama kartu kredit!

Rabu, 03 Oktober 2012

Kebudayaan Menurut Ilmu Antropologi



Antropologi berasal dari bahasa Yunani yaitu anthropos yang berarti manusia dan logos yang berarti wacana (bernalar, berakal). Antropologi adalah salah satu cabang ilmu yang mempelajari tentang budaya masyarakat suatu etnis tertentu. Menurut ilmu antropologi, kebudayaan adalah “keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manuasia dalam kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar”. Hampir seluruh kegiatan dalam kehidupan manusia adalah suatu kebudayaan. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua hal perlu dibiasakan dengan belajar. Ada beberapa hal – dalam artian budaya – yang dilakukan manusia karena secara alamiah seperti tindakan naluri, refleks, dll. Dalam kebudayaan juga dikenal istilah peradaban. Peradaban adalah bagian dari kebudayaan yang biasanya digunakan untuk menyebut bentuk budaya yang memiliki sifat estetika, maju, berteknologi, dan kompleks.

Minggu, 30 September 2012

Tugas Mata Kuliah Pengantar Ilmu Budaya : Memberi Tanggapan atas Tulisan Nirwan Dewanto, “Kebudayaan Indonesia : Pandangan 1991”



Judul tersebut saya ambil dari tugas yang diberikan oleh dosen mata kuliah Pengantar Ilmu Budaya seminggu yang lalu. Lalu mengapa saya baru mengerjakannya sekarang? Bukan karena saya malas, tapi karena saya sendiri baru mendapatkan fotokopian “Kebudayaan Indonesia : Pandangan 1991” itu kemarin (Senin, 24 September 2012). ‘Keterlambatan’ ini disebabkan karena  sistem distribusi yang lambat dan sebenarnya kurang efektif – menurut saya. Saya pun tidak sepenuhnya menyalahkan oknum yang terkait dalam pendistribusian kopian ‘materi perkuliahan’ tersebut. Karena saya sendiri, pada hari Senin cukup sibuk – dan lelah – oleh jadwal kuliah sedari pukul 08.00 s.d 17.40, ditambah lagi jadwal UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) bela diri yang saya ikuti mulai dari pukul 06.00 s.d 22.00. Sungguh! Hari yang sangat melelahkan.